TUGAS MANDIRI 10: refleksi wawasan nusantara dalam konteks global

 Nama : Amelia Dwi Fitria 

NIM : 46125010099

No. Peserta: E.35



PENTINGNYA WAWASAN NUSANTARA

DALAM TANTANGAN GLOBAL

 

I. PENDAHULUAN

Latar Belakang

Wawasan nusantara adalah cara pandang hidup bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah yang berakar pada semangat persatuan dan kesatuan, ideologi, serta budaya  Republik Indonesia. Wawasan berasal dari kata “wawas yang artinya pandangan tanggapan, atau tinjauan.Sedangkan nusantara berasal dari kata “nusa” artinya pulau-pulau dan “antara yang artinya di antara. Jadi wawasan nusantara dapat diartikan memandang pulau-pulau yang tersebar di wilayah Indonesia. Maka dari itu, suatu negara membutuhkan wawasan nusantara yang bertujuan untuk menjamin kelangsungan kehidupan berbangsa dan keutuhan bangsa serta jati diri bangsa tersebut.

Hal yang membuat lahirnya wawasan nusantara Indonesia yaitu bersumber dari perjuangan untuk mewujudkan kemerdekaan, Perjuangan dalam mempertahankan keutuhan wilayah, perjuangan merebut kemerdekaan dari para penjajah, perjuangan menolak segala diskriminasi suku, ras, asal-usul, keturunan, warna kulit, kedaerahan, golongan, agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kedudukan maupun status sosial. Konsep kebangsaan kita bertujuan membangun dan mengembangkan persatuan dan kesatuan.

Isu sentral 

Isu utama yang saat ini dihadapi oleh Negara Indonesia yaitu globalisasi dan keberagaman budaya. Saat ini globalisasi berkembang sangat pesat akibat kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. Meskipun globalisasimembawa peluang kemajuan seperti, membawa kemudahan akses dalam pertukaran informasi, interaksi budaya dan membangun suatu identitas. Tetapi, disisi lain globalisasi membawa masalah yang perlu diperhatikan sepertimenghilangkan nilai-nilai local dan melemahkan solidaritas masyarakat.

 Sementara itu, keberagaman budaya juga menjadi permasalahan saat ini yang perlu dikelola dengan baik.Keberagaman budaya Indonesia mencakup banyak hal seperti, suku bangsa, bahasa daerah, tradisi local dan adat istiadat.Keberagaman budaya dikatakan menjadi isu utama dikarenakan keberagaman budaya sangat berkaitan dengan identitas bangsa, persatuan nasional, serta lestarinya nilai-nilai lokal yang ada. Dalam era globalisasi permasalahan inilah yang kita hadapi karena pesatnya budaya global yang lebih besar dari budaya lokal. Maka dari itu, adanya wawasan nusantara mampu memperkuat persatuan, memperkuat jati diri bangsa dan menjaga budaya local agar tidak menghilang dari pesatnya arus globalisasi.

 

 

Pernyataan Tesis

Dalam penulisan ini berargumentasi bahwa wawasan nusantara sangat penting sebagaupaya  strategiuntuk merawat keberagaman budaya Indonesia serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Hal inilah yang menjadi landasan untuk menghadapi dua isu tersebut yaitu, isu globalisasi dan keberagaman budaya. Dua isu tersebut membutuhkan landasan berpikir yang konsisten agar perbedaan tidak melemahkan persatuan nasional.

Pentingnya wawasan nusantara dalam menghadapi pesatnya arus globalisasi yaitu dengan menjadi filter nilai-nilai global sehingga masyarakat Indonesia tidak kehilangan jati diri bangsanya. Pentingnya wawasan nusantara dalam mengelola keberagaman budaya Indonesia yang sangat banyak ini yaitu dengan menumbuhkan kesadaran atas identitas nasional yang dibangun dari keberagaman, menekankan bahwa perbedan budaya merupakan kekuatan bangsa, serta mendorong rasa saling menghargai dan menghormati antar budaya.

 

 

 

II. BAGIAN ISI : Wawasan Nusantara dan Tantangan Globalisasi

Globalisasi sebagai ancaman dan peluang 

Di tengah pesatnya teknologi dan informasi, globalisasi memberikan banyak peluang sekaligus ancaman bagi bangsa Indonesia.

Ancaman atau dampak yang ditimbulkan dari globalisasi:

1. Masuknya budaya asing, hal ini menyebabkan lemahnya penggunaan bahasa daerah dan apresiasi pada budaya local yang membuat budaya tersebut hilang.
2. Persaingan ekonomi global, produk local harus bersaing dengan barang impor yang lebih kopetitif dari segi harga dan kualitas. Hal ini dapat mengancam pertumbuhan ekonomi UMKM jika tidak diperkuat.
3. Moral dan etika yang tidak sesuai, akses informasi yang tanpa batas mempermudah adanya konten negatif atau konten hoaks yang dapat merusak moral generasi muda jika tidak diseleksi dengan baik.

 

Wawasan nusantara sebagai filter 

Terdapat dua prinsip penting dalam peran strategis untuk menghadapi globalisasi:

1. Prinsip kesatuan politik sebagai benteng pertahanan ideologi

Prinsip ini berfungsi untuk:

• Sebagai penguat identitas bangsa, kesatuan politik dapat menumbuhkan kesadaran bahwa seluruh masyarakat berada dalam satu negara yang sama.
• Stabilitas politik, jika stabilitas politik kuat, maka negara mampu memfilter pengaruh global dan menjaga kedaulatan Negara.
• Sebagai pelindung integritas, kesatuan politik dapat memastikan bahwa pancasila tetap menjadi dasar negara yang menjadi pedoman masyarakat dalam kehidupan berbangsa.
2. Prinsip kesatuan ekonomi sebagai strategi geoekonomi di era globalisasi
• Penguatan UMKM, dengan adanya kesatuan ekonomi, pemerintah dapat membantu UMKM untuk tetap mampu bersaing dengan derasnya arus produk global.
• Mengoptimalkan potensi geoekonomi nusantara, Indonesia memiliki letak yang sangat strategis. Hal ini dapat dimaksimalkan dengan pengolahan yang baik, tidak dikuasai oleh kepentingan asing atau kelompok tertentu yang membuat masyarakat sekitar terkena dampaknya.

 

Jika kedua prinsip tersebut dioptimalkan dengan baik, Indonesia dapat memperkuat ketahanan nasional yang membuat masyarakat saling mendukung sehinggabangsatidak mudah terpengaruh untuk memisahkan wilayahnya dari Indonesia  atau dikuasai oleh pengaruh luar. Kedua prinsip tersebut juga dapat menghasilkan kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan nasional, 

 

Refleksi diri

Salah satu contoh nyata kebijakan Negara :

Adanya festival kebudayaan nasional dan pendidikan kebudayaan, dengan adanya program seperti hari batik, penguatan kurikulum pendidikan pancasila dan kebudayaan dan kongres kebudayaan nasional hal ini dapat menguatkan identitas nasional di tengah derasnya arus global dan dapat menjaga keberagaman budaya. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat Indonesia harus menghargai budaya serta melestarikan kebudayaan nasional melalui program-program tersebut.

 

 

III. BAGIAN ISI II Wawasan Nusantara dan Kekuatan Keberagaman Budaya

Keberagaman sebagai realitas

Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar yang mempunyai banyak suku, agama, dan ras. Maka dari itu Indonesia mempunyai smeboyam bhineka tunggal ika yang artinya berbeda-beda teatpi tetap satu. Hal inilah yang mencerminkan kondisi sosial, budaya dan agama bangsa Indonesia. Makna Bhineka Tunggal Ika inilah yang menunjukan  bahwa identitas nasional dibangun dari gabungan berbagai identitas satu sama lain yang menciptakan persatuan antar perbedaan yang harus dipelihara dengan nilai-nilai budaya.

 

 

Wawasan nusantara sebagai integrator

Kesatuan sosial budaya dalam wawasan nusantara

Kesatuan sosial budaya menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia yang beragam ini dipandang sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi. Meskipun keberagaman SARA berpotensi memicu konflik antar perbedaan. Namun, dengan adanya wawasan nusantara ini dapat mempererat keberagaman menjadi persatuan  nasional

Strategi kesatuan sosial budaya dalam mewujudkan persatuan nasional yaitu, dengan membangun kesadaran bahwa semua kelompok adalah bagian dari bangsa yang sama, serta mendorong masyarakat untuk memiliki rasa mengahargai dan menghormati. Maka dari itulah peran wawasan nusantara sangat penting dalam mengelola perbedaan SARA.

Wawasan nusantara memiliki asas yang terdiri dari:

a. Asas solidaritas, perannya yaitu memperkuat rasa sepenanggungan sebagai satu bangsa, menumbuhkan empati, dan mendorong masyarakat untuk saling tolong menolong
b. Asas keadilan, perannya yaitu menghindari perasaan tidak adil, mencegah kecemburuan social antarwilayah ataupun suku.
c. Asas kepentingan yang sama, perannya yaitu menekankan bahwa seluruh masyarakat harus memiliki tujuan yang sama dalam persatuan dan kesejahteraan Indonesia.

 

Peran mahasiswa

Mahasiswa berperan sebagai agen perubahan dalam merealisasikan wawasan nusantara untuk menjaga keharmonisan multicultural. maka dari itu,mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menjaga dan menguatkan keharmonisan baik dilingkungan kampus maupun di masyarakat. Beberapa peran strategis yang dapat mahasiswa lakukan:

1. Berperan sebagai educator dan mediator dalam masyarakat
2. Mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah
3. Menjadi teladan yang beretika dan kepemimpinan
4. Mengadakan program yang dapat memperkenalkan keberagaman budaya
5. Menghidupkan sikap toleransi di lingkungan kampus.

 

 

IV. PENUTUP   

Rangkuman 

Wawasan nusantara adalah cara pandang hidup bangsa Indonesia yang memiliki peran penting dalam menjaga persatuan di tengah derasnya globalisasi. Wawasan nusantara lahir sebagai pedoman yang memandang seluruh aspek kehidupan nasional sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, dan social budaya melalui prinsip sosial-budaya serta melalui asas solidaritas, keadilan dan kepentingan yang sama. Selain itu peran mahasiswa sebagai agen perubahan juga dapat membantu  menjaga keharmonisan dalam kehidupan kampus dan kehidupan bermasyarakat. Maka dari itu, wawasan nusantara menjadi landasan penting dalam mempersatukan keberagaman Indonesia.

 

Penegasan kembali

Wawasan nusantara menjadi konsep penting bagi bangsa di masa depan karena wawasan nusantara yang menjadi landasan untuk menjaga persatuan agar tidak terpecah belah. Karena di masa depan, Indonesia mungkin akan menghadapi tantangan globalisasi yang lebih besar disbanding saat ini. Maka dari itu, wawasan nusantara bukan hanya warisan nilai, tetapi juga strategi jangka panjang untuk keberlangsungan Indonesia.

 

Saran 

Sebagai mahasiswa sekaligus agen perubahan,wawasan nusantara perlu diaktifkan kembali sebagai sikap dan tindakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan persatuan tidak terbentuk secara instan, melainkan harus dijaga melaui sikap toleransi, cinta tanah air, dan saling menghargai satu sama lain. Oleh karena itu, setiap individu perlu menyadari peran-perannya dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah derasnya arus globalisasi.

 

 

 

 

Daftar pustaka

 

Hadi, s. (2018). Wawasan Nusantara sebagai strategi mempertahankan integritas bangsa di era globalisasi.Jurnal Ketahanan Nasional, 24(2), 115-132

 

Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran.Jakarta: Kemendikbud RI.

 

Ratih, L. D., & Najicha, F. U. (2021). Wawasan nusantara sebagai upaya membangun rasa dan sikap nasionalisme warga negara: sebuah tinjauan literature. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 59-64.

 

Nasikun. (2012). System social Indonesia. Yogyakarta: Raja Grafindo Persada

 

Widayarti, S. (2020). Wawasan Nusantara. Alprin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS TERSTRUKTUR 6 : POLITIK KEKUASAAN DAN KEADILAN HAM : SIAPA YANG MENGENDALIKAN NARASI KEBENARAN ?

TUGAS MANDIRI 11

TUGAS MANDIRI 6 : HAK MAHASISWA UNTUK MENILAI KINERJA KAMPUS SECARA OBJEKTIF