TUGAS MANDIRI 11

Nama: Amelia Dwi Fitria 

No. Peserta : E.35

ANALISIS ANCAMAN SEKTOR DIGITAL 

TERHADAP KETAHANAN NASIONAL


 I. PENDAHULUAN

Latar belakang

Sektor digital sangatlah penting bagi pembangunan dan ketahanan nasional Indonesia terutama di era globalisasi seperti sekarang ini. Indonesia sebagai Negara dengan penduduk terbesar keempat di asia tenggara tidak dapat lepas dari pengaruh revolusi digitalUntuk memperkuat ketahanan dan pembangunan nasionalrevolusi digital harus dilakukan dengan terencanaterintegrasi, dan berkelanjutan yang akan membantu Indonesia menjadi negara maju dengan daya saing global. Beberapa faktor yang mendukung pentinganya sektor digital:

• Pentingnya sektor digital bagi pembangunan nasional
Mendorong inovasi dan daya saing global, dalam hal ini digitalisasi dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, logistik, manufaktur, dan energi.
Pemerataan akses dan layanan publik, transformasi digital memungkinkan pelayanan public yang lebih efisien transparan dan dapat diakses di daerah-daerah terpencil melalui internet atau aplikasiseperti pembelajaran jarak jauh (daring), digitalisasi administrasi desa.
Peningkatan kualitas SDM, dengan adanya digital manusia dapat meningkatkan literasi digital agar bisa membuka kesempatan lapangan pekerjaan seperti pelatihan online.
Mesin pertumbuhan ekonomi baru, digitalisasi membuka peluang bagi para UMKM terutama lewat e-commerce.

 

• Pentingnya sector digital bagi ketahanan nasional
Mendukung system pertahanan dan keamanan modern digitalisasi membuat pertahanan lebih responsi emosi dan cerdas seperti adanya AI, teknologi satelit , drone dan lain-lain.
Kemanan siberdigitalisasi dapat melindungi system digital seperti data, jaringan, computer dari peretasan akunsabotase data, dan penyalahgunaan.
Mengurangi kesenjangan wilayah yang berpotensi mengancam integrasi nasionaldaerah tertinggaly ang tidak memiliki akses digital akan mengalami ketidakpuasan social serta ketidakadilan ekonomihal inilah yang dapat mengancam integrasi nasionalMaka dari itu pemerataan pembangunanharuslah secara merata.

 

 

Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan akses digital?
2. Mengapa akses digital dianggap penting dalamkebutuhan dasar di era globalisasi?
3. Dibalik banyaknya keuntungan yang ada pada aksesdigital, apakah akses digital mempunyai ancaman terhadap ketahanan nasional?
4. Bagaimana peran pemerintah dalam memastikan aksesdigital berkontribusi terhadap stbilitas Negara?

 

Tujuan Penulisan

1. Memberi pengetahuan seberapa pentingnya sektor digital dalam kehidupan manusia 
2. Mengidentifikasi berbagai bentuk ancaman terhadap ketahanan nasional
3. Menjelaskan damapak yang akan terjadi dari ancaman ketahanan nasional tersebut
4. Mempelajari strategi apa saya yang dapat meningkatkan katahanan nasional di sektor digital.

 

II. KONSEP DASAR

Definisi Ketahanan Nasional

Ketahanan Nasional adalah keadaan Negara dinamismencakup semua kehidupan Negara serta menyeluruh. Jadiketahanan nasional merupakan kondisi suatu bangsa yang menggambarkan kemampuan mengatasi segala macamancamantantanganhambatandan gangguanbaik yang datang dari luar maupun dari dalam.

Konsepsi ketahanan nasional di Indonesia berakarpada pandangan Geostrategi Indonesia, yaitu suatu strategidalam memanfaatkan kondisi geografis Indonesia.Geostrasi ini kemudian dijadikan doktrin pembangunandan diberi nama ketahanan nasional, yang bertujuanmembentuk keuletan dan ketangguhan bangsa dan Negara secara konsisten dan berkelanjutan.

Ketahanan nasional di Indonesia didasarkan pada konsepsi Astagatra (Delapan Gatra), yang merupakan sebuah model analitik yang memandang bahwa kehidupan nasional suatu bangsa dipengaruhi oleh delapan aspek yang saling berinteraksi dan ketergantungan. Delapan gatratersebut mencakup:

• Gatra Alam (Trigatra)
Gatra geografi
Gatra sumber daya alam
Gatra kependudukan
• Gatra Kehidupan (Pancagatra)
Gatra ideologi
Gatra politik
Gatra ekonomi
Gatra social budaya
Gatra pertahanan dan keamanan

 

 

Hubungan Sektor dan Ketahanan Nasional

Sektor digital merupakan sektor penting sekaligus menjadi penopang serta menjadi potensi ancaman signifikan terhadap ketahanan nasional,  dikarenakan sektor digital mencakup internet, perangkat teknologi, data, sistem informasidan keamanan siberDalam cakupan tersebut hampir semua aspek memengaruhi kehidupan bernegara. Karena itulah sector digital memiliki dua sifatsekaligus.

Dalam studi ketahanan nasionalsetiap sektor pasti memiliki kedudukan ganda ataupun kekurangan dan kelebihannyaseperti:

1. Sebagai Penopang
Menopang stabilitas dan pertumbuhan ekonomi
Meningkatkan ketahanan social
Mendukung pertahanan dan keamanan modern
Menjadi infrastruktur dasar bagi pemerintah danlayanan publik 
2. Sebagai Ancaman
Ancaman akan adanya kebocoran data danhilangnya kedaulatan data
Meningkatnya penyebaran hoaks yang memudahkan masyarakat terprovokasi
Adanya ketimpangan akses yang memunculkanketidakadilan social
Ketergantungan yang berlebih pada teknologi asing
Penyalahgunaan AI yang dapat memicu kerusuhan

 

III. Analisis Ancaman Sektor
A. Identifikasi ancaman

Identifikasi Ancaman Utama  

Bentuk-bentuk ancaman yang dihadapi oleh sector digital, yaitu:

1. Ancaman siberancaman yang muncul dari  aktivitaspenyerangan di ruang digital yang  menargetkan informasi, data , jaringanatau infrastruktur.
2. Propaganda digital, penyebaran informasi palsu secara sengaja untuk memanipulasi opini publik
3. Monopoli teknologi asingkondisi ketika suatu Negara sangat bergantung pada teknologi yang dikembangkandimilikiatau dikendalikan oleh perusahaan atau Negara lain.

 

Sumber dan Aktor Ancaman

Dalang dari banyaknya sumber ancaman yang ada dalam Negara yaitu bersumber dari Negara asing. Negara asing lah yang menjadi sumber ancaman utama karenaNegara asing dapat melakukan pencurian data,sabotasesystem pemerintahpenyadapan penjabat dan lain-lain, tetapi , kelompok atapun individu  juga dapat menjadi sumber ancaman  dalam ruang digital, seperti hackers dankelompok terorisme

 

 

B. Dampak terhadap ketahanan nasional
1. Dampak Serangan Siber

Beberapa dampak serangan siber dalam beberapaaspek:

Ideologidampaknya erosi kepercayaan public terhadap nilai-nilai Negara.
Politikdampaknya menurunnya legitimasipemerintah akibat serangan pada system pemilu.
Ekonomidampaknya kehilangan kepercayaaninvestor.
Social budayadampaknya konflikantarkelompok ataupun menurunnya kohesisocial.

 

2. Dampak Disinformasi dan Propaganda Digital
Ideology, dampaknya peningkatan radikalismeataupun ideology asing.
Politikadanya demonstrasi massa
Pendudukmenurunnya kepatuhan pada program kesehatan

 

3. Dampak Teknologi Asing
Ideology, melemahnya nilai-nilai budaya
Ekonomiadanya hambatan pengembangan local
Social budayaperubahan pola konsumsi budaya

 

4. Dampak kelemahan kebijakan domestic
Ideology, melemahnya identitas budaya,
Pertahanan dan keamananrespons lambatterhadap insiden besar
Politikkebijakan public yang tidak efektif dapatmembuat kepercayaan turun.

 

IV. Strategi dan rekomendasi peningkatan ketahanan

Strategi adaptasi dan mitigasi untuk memperkuat ketahanan digital nasional. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan pemerintahmasyarakat dan juga sector swasta untuk mengurangi dampak ancaman digital: 

a. Strategi yang dapat dilakukan pemerintah:
Membangun deteksi dini ancaman berbasis AI
Menjadikan literasi digital sebagai kurikulumwajib SD-SMA, khususnyanlogikaverifikasidata, dan etika online
Penegakan UU PDP, termasuk denda besar bagikebocoran data
Menerapkan regulasi yang menempatkan data warga sebagai asset strategis dan tidak bolehdisimpan di luar negri tanpa izin.

 

b. Strategi yang dapat dilakukan sektor swasta :
Transparansi penggunaan data pengguna
Kolaborasi dengan pemerintah untuk fact-chekingreal-time
Membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT) internal
Mengadopsi standar layanan tinggindalam layanandigital nasional

 

c. Strategi yang dapat dilakukan masyarakat:
Memilih produk digital yang aman danmendukung ekosistem nasional
Tidak menyebarkan informasi tanpa verifikasi
Menjaga privasi digital dengan membatasi izinaplikasi serta menghindari pengunduhan illegal.

 

V. Penutup

Dari analisis di atas, bahwa sector digital memilikiperan yang snagat penting dan tidak dapat dipisahkan daripembangunan serta ketahanan nasionalDigitalisasi dapatmenorong revolusi ekonomi kearah yang lebih baik sertadapat meningkatkan pemerataan layanan publik. Sector digital jugalah yang membantu menjaga keamanan siberkedaulatan Negara, stabiliotas social, ketahanan ekonomidan modernisasi system pertahananOleh karena itupenguatan sector digital merupakan sebuah kebutuhanNegaraagar mampu bersaing dalam dinamika global.Tetapi dilihat dari banyaknya keuntungan yang ada padasector digital, sector tersebut juga mempunyai ancamanjika tidak digunakan sebaik mungkin. Oleh karena itupenguatan literasi digital tidak kalah penting agar masyarakat dapat mengguankanmenciptakan danmenginovasikan sector digital dengan sebaik-baiknya.

 

 

Daftar Pustaka

BSSN. (2020). Strategi Keamanan Siber Nasional. BadanSiber dan Sandi Negara. https://www.bssn.go.id

 

Kementerian Kominfo(2022, Juli 14). Upaya pemerintahmenghadapi ancaman siber. Kominfo.go.id. https://www.kominfo.go.id

Mardhani, D. (2020). Keamanan dan pertahanan dalamstudi ketahanan nasional guna mewujudkan sistemkeamanan nasional. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 10(3),279-298.

Soesanto, E., Romadhon, A., Mardika, B. D., & Setiawan, M. F. (2023). Analisis dan Peningkatan KeamananCyber: Studi Kasus Ancaman dan Solusi dalam Lingkungan Digital Untuk Mengamankan Objek Vital danFile. SammajivaJurnal Penelitian Bisnis danManajemen, 1(2), 172-191.


Susdarwono, E. T. (2025). Ketahanan nasional denganditumpukan pada pembangunan danpembaharuan pendidikan paska adaptasi kebiasaanbaru. Jurnal Kajian Lembaga Ketahanan NasionalRepublik Indonesia, 8(3), xx–xx. Retrieved from https://share.google/9QqhCiPQs4UkBMcw


Jurnal KEWARGANEGARAAN. (2025, 4 Desember). Ketahanan Nasional. Diambil kembali dari https://jurnalkewarganegaraan.blogspot.com/2025/12/ketahanan-nasional.html?m=1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RUGAS TERSTRUKTUR 01: NASIONALISME INKLUSIF : PERAN MAHASISWA DALAM MASYARAKAT MULTIKUTURAL